Apa Itu Materi Gelap: Dark Matter

Oleh: I Wayan Arnata

Sains takan pernah habisnya bila kita kuliti. Sains yang sudah kita pelajari sejak duduk di bangku dasar sampai perguruan tinggi masih belum menjawab berbagai macam pertanyaan. Semua orang di bumi, planet-planet, bintang, gas intergalactic hanya 5% dari total materi yang ada di alam semesta ini. Lalu dimana siswa materi lainnya yang belum diketahui? Bila kita memandang ke atas langit pada malam hari kita akan melihat keindahan bulan dan bintang-bintang yang bertebaran. Pernahkah kita berpikir apa yang mengisi ruang atau kekosongan di angkasa yang terlihat gelap itu? Apakah terdapat suatu materi yang bertebaran diantara ruang angkasa yang gelap? Salah satu materi atau materi yang masih misterius yaitu materi gelap. Materi gelap merupakan suatu materi yang tidak dapat dideteksi dari radiasi yang dipancarkan atau penyerapan radiasi yang datang ke materi itu, akan tetapi kehadirannya dapat dibuktikan oleh efek gravitasi materi-materi yang tampak seperti bintang dan galaksi. Materi gelap menjadi misterius dan menarik karena sampai saat ini sifatnya belum diketahui namun diketahui materi tersebut ada. Energy gelap mengisi 68% dari alam semesta, dan 27% diisi oleh materi gelap.

Jadi bagaimana kita bisa tahu materi gelap itu ada? Kita bisa melihat pengaruhnya terhadap galaxy dan gugus galaxy. Tanpa materi gelap, galaxy tidak akan bisa tetap bersama, mereka akan terbang terpisah. Ada juga bukti tidak langsung mengenai keberadaanya. Namun sampai saat ini beberapa ilmuan masih mencari jalan untuk mendeteksinya secara langsung. Gravitasi merupakan gaya interaksi antar planet yang mengakibatkan planet dapat tetap berputar mengelilingi matahari, dan membuat tata surya tetap berputar mengelilingi galaxy. Namun ketika diteliti kecepatan putaran galaksi, terlihat bahwa gravitasi tidak cukup menahan semuanya bersamaan. Dari fenomena tersebut para ilmuan berpikir bahwa materi gelap berfungsi sebagai lem yang memungkinkan galaksi menghasilkan massa dan gravitasi ekstra untuk menahan semuanya. Axion Dark Matter Experiment (ADMX) merupakan eksperimen materi gelap pertama yang telah mencapai sensitivitas pengujian aksial materi gelap. Selain itu juga ada eksperimen LUX-ZEPLIN yang mencari partikel gelap dalam bentuk partikel massif yang berinteraksi lemah (WIMPs). WIMP ini dapat dicari interaksinya dengan materi gelap dengan detector germanium dan silicon yang dapat mendeteksi deposit energi yang sangat kecil disebut eksperimenĀ SuperCDMS. Selanjutnya dalah EksperimenĀ SENSEIĀ merupakan ekperimen materi gelap dengan massa rendah. Banyak eksperimen telah dilakukan untuk mencari wujud dan sifat materi gelap namun belum ada yang bisa menemukan dan membuktikannya. Materi gelap belum menunjukan wujud aslinya dan masih bersembunyi dan menjadi misteri sains sampai saat ini.

 

 

 

Resource

https://www.sanfordlab.org/feature/searching-dark-matter

https://www.forbes.com/sites/drdonlincoln/2021/02/12/dark-matter-found-second-experiment-weighs-in/?sh=172fc18e1ace

https://www.interactions.org/hub/dark-matter-hub

https://www.fnal.gov/pub/science/particle-physics/experiments/dark-matter-and-dark-energy.html

https://www.fnal.gov/pub/science/particle-physics/experiments/dark-matter-and-dark-energy.html